Sunday, June 16, 2013

Dear My Caring Abah...

I'm your most stubborn daughter. Sometimes, I'm out of control. No matter how bad, how worst your daughter is, you still there for me. You may not know what I felt, but you still here for me. I love you, Abah.

Apa masih tidak lupa tengking jerit sama-sama?
Makan tak mahu semeja--
Sahabat lebih berharga

Kita pernah bergaduh sebab salah faham. And I don't have the chance to explain to you the reason. Bukan takut kerana salah tapi takut menjadi anak derhaka. Mak dan Abah tak pernah ajar anak-anak untuk melawan cakap dan menjawab bila dimarah. I just keep it inside my heart and let you think that I'm guilty. I'm okay with that. I don't want to quarrel with you. Because I love you. I am sorry, Abah.

Apa mampu kau sudikan ampun maaf ku sujudkan?
Bisa tidak kau teruskan ku sesat kau tunjuk jalan?

As I grow up and became an adult, you were always there for me. Even if I make mistakes. You still there and try to fix it with me. Rindu masa kecik. Berebut dengan abang sebab nak mengaji dengan Abah. Bila abang dapat mengaji dulu, baby merajuk duduk belakang katil. Menangis sorang dan Abah datang pujuk ajak mengaji sama-sama. I missed that moment Abah. I wish I never grow up.

Wahai ayahanda
Bercukuplah menggagah tulang rapuhmu
Akukan lemahmu
Perikan penatmu
Kisahkan jerihmu
Aku mahu tahu

Semakin baby dewasa, Abah semakin tua. Terserlah kepenatan Abah. Timbul segala sakit sendi Abah. Tubuh kuat itulah yang mengangkat anak-anak Abah yang tidur dekat sofa masuk ke bilik. Tubuh gagah itulah yang membanting tulang empat kerat demi mencari rezeki untuk keluarga. Tubuh tua itulah yang ingin sekali baby dakap bersama air mata.

Apa layak aku bagi?
Tak terbalas sampai mati
Kau sungguh yang paling tinggi
Istanamu syurga nanti
(Fynn Jamal - Biar)


Abah, you're my dad, my best friend, my hero and my Imam. Ampunkan segala dosa baby. Tidak pernah lekang doa untuk Abah dan juga Mak. Semoga Allah ampunkan segala dosa Abah dan Mak. I love you, Abah. :')

  IMG_1492crop

Saturday, May 25, 2013

Time

"Time flies. Time waits for no man. Time heals all wounds. All any of us want is more time. Time to stand up. Time to grow up. Time to let go. Time." (Meredith Grey - Grey's Anatomy)

IMG_9227
 
No matter how much time we need, it's still never enough for us.

Saturday, May 18, 2013

Pesan Pada Diri

IMG_8283

Kosong. Suram. Namun, ia masih lapang. Selapang dan seluas lautan. Di tepian pantai ini, aku hanya inginkan kedamaian, ketenangan. Sesak dada dengan himpitan manusia kota. Permata yang aku cari semakin tenggelam dek kaca yang bertaburan. Ia bersinar sama seperti permata. Tetapi, sinarnya hanyalah pantulan cahaya dan lampu. Aku belajar celik mata hati. Untuk menilai yang mana kaca, yang mana permata. Jarang berjaya. Jari kerap terluka dihiris kaca. Sehingga aku sudah lali dengan hirisan dan tikaman itu. Kesakitan yang sudah sebati. Parut bersilih ganti. Aku...masih di sini. Dan kekal begini. Aku tidak mahu jauh dari kaca-kaca itu. Kerana kaca itu jugalah yang menaikkan semangat aku untuk terus berjuang mencari permata yang disembunyikan.

"Jiwa kena kental. Tak kental, kau mati. Bukan mati pada jasad. Tapi, mati jiwa dan hati kau." Bisik pada diri sendiri.

Ingin tahu betapa kental jiwa dan hati seseorang itu, lihatlah pada senyumannya. Bukan pada parut luka di hatinya. (Gadis Kaca Mata - Mei 18, 2013)

Sunday, May 12, 2013

Dear My Lovely Mak...

I'm not a good daughter to you and Abah. I always argue and have different opinion. I'm the one who don't like others to control my life. I'm too stubborn and ego. Yet, you still love me.

We argue, we didn't talked to each other for a whole day, I cry, I hurt you, I run away. Yet, you still love me. Yes, I'm selfish, ego. But, I always love you, Mak. Always...

She used to be my only enemy and never let me free
Catching me in places that I know I shouldn't be

I'm sorry for all the mistakes I had done. I hurt you and I'm sorry. I make you cry and I'm sorry. I left you and I'm sorry. You were disappointed and I'm sorry. I'm sorry, Mak...

Back then I didn't know why
Why you were misunderstood
So now I see through your eyes
All that you did was love

Since I was a little kid, I never shared my stories with you. My feelings, my memories, my life. The first time I cried to you while talking to you through phone, that time I can't keep it anymore. And with your calm voice, you told me to be patience, stop crying and moved on. I love you, Mak...

I didn't want to hear it then but I'm not ashamed to say it now
Every little thing you said and did was right for me
I had alot of time to think about, about the way I used to be
Never had a sense of my responsibilty
(Spice Girls - Mama)

All I can do is pray for you, Mak. All your kindness, I can't pay back with money. But, I ask Allah to pay it for you because He knows that you are the best Mak I ever had in this world.

I am sorry. I love you, Mak. :')

IMG_8245

Monday, April 29, 2013

Penghujung April

Menangis. 2 perkara yang membuat aku menangis. Kedukaan dan kebahagiaan. Tiada apa yang mampu aku ungkapkan tentang 2 perkara itu. Hanya Dia Maha Mengetahui segalanya. Hebat perancangan yang Dia aturkan. Aku akur dan aku pasrah. Dalam duka, Dia hadiahkan kebahagiaan buat diriku. Walaupun hanya menumpang rasa bahagia mereka. Ya, mereka. Aku masih begini. Tetap dengan rasa kekal itu. Dan tetap berduka dengan kisah lalu. Aku...masih mampu tersenyum. :)

Aku bahagia melihat orang-orang kesayanganku bahagia. Dan ketiga-tiga mereka kini bahagia. Alhamdulillah. Kalian tahu siapa diri kalian yang aku maksudkan BERTIGA itu. Ya, kamu bertiga. :)

Pernah aku tuturkan kata hati. Aku akan sentiasa ada dan cuba membahagiakan orang-orang kesayanganku selama mana aku mampu. Dan bila mereka menemui kebahagiaan yang mereka cari, aku akan berlalu pergi dalam kesamaran cahaya untuk mencari kebahagiaan aku sendiri. Itu...janji aku.

Ingin aku kembali ke pantai itu. Aku ingin dibuai sekali lagi dengan alunan ombak yang mendendangkan lagu ketenangan. Suasana kampung yang mendamaikan. Jauh dari hiruk pikuk bandar. Walaupun dihujani oleh warga asing berpakaian separa bogel, berpimpin tangan, berpelukan, bersantai di tepi pantai, itu tidak pernah menjadi masalah bagiku. Aku hanya inginkan...ketenangan.


Aku pergi dalam keadaan berduka. Dan aku harap, bila aku pulang, aku pulang dengan senyuman. Biarpun senyuman pada wajah aku yang sudah kaku. (Gadis Kaca Mata - April 29, 2013)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...